Kisah Nyata Pesugihan di Gunung Kawi Seseorang yang Mengaku Telah Meminta Disana

3144
gunung-kawi-1

Ini adalah Kisah Nyata Seseorang yang Mengaku Telah Meminta Pesugihan di Gunung Kawi. Memang tidak bisa dipungkiri bahwa hidup di dunia ini jika Ada putih pasti ada hitam, begitulah sangkanya untuk melukiskan jalan hidup ini. Cerita penganut pesugihan gunung kawi ini adalah pengalama yang pernah dihadapi oleh Rosidin (Bukanlah nama sesungguhnya) yang pernah terperosok ke jalan sesat. Lalu bagaimanakah cerita serta respon beliau perihal gunung kawi jawat timur itu? Janganlah kemana-mana terus pantengin selalu cerita dibawah ini.

Seperti kisah nyata seseorang yang sudah meminta pesugihan gunung kawi jawa timur, di sana sudah kita deskripsikan bagaimanakah beberapa orang berdatangan ditempat wingit itu. Ya, pada hari-hari spesifik bahkan juga gunung kawi sangatlah ramai dikunjungi beberapa wisatawan serta peziarah. Lalu maksudnya adalah untuk apa? Pasti jawabannya sepeti kalimat awal pada artikel ini, ada putih pasti ada hitam. Dari demikian banyak beberapa peziarah yang datang ke gunung kawi memanglah punya niat untuk berziarah ke makam eyang Sujo serta eyang Jugo yang dimakamkan pada lereng gunung kawi terutama untuk bermunajat pada Sang Pencipta. Akan tetapi ada sangkanya beberapa orang yang berniat datang ditempat ini untuk mencari pesugihan. Seperti cerita penganut pesugihan gunung kawi yang dituturkan oleh Rosidin dibawah ini.

Peristiwa ini berlangsung telah cukup lama, kurang lebih pada th. 1999 waktu lalu sesudah usaha saya bangkrut disebabkan krisis moneter yang menempa. Seperti yang kita kenali berbarengan pada saat itu beberapa orang stres disebabkan krismon. Begitupun dengan saya, usaha saya alami kebangkrutan disebabkan nilai ganti rupiah yang anjlok mencolok saat itu serta saya juga sebagai entrepreneur ekspor-impor pasti alami kerugian yang sangatlah besar hingga seluruhnya kekayaan saya seperti rumah, mobil, tanah, serta lain sebagainya ludes saya jual untuk melunasi hutang serta tutup kerugian.

Tidak hingga di sini saja, Pesugihan di Gunung Kawi memang menjadikan banyak kehidupan keluarga saya tetu juga sangatlah beralih, yang dulunya bahagia serta serasi dan hidup elegan berkecukupan mendadak bangkrut serta mesti kehilangan semuanya. Dari sini saya mengambil keputusan untuk memulangkan istri saya pada orang tuanya pasti berbarengan anak-anak kami sesaat lantaran malu saya beralasan bakal mencari kerja sebisanya supaya ada argumen meinggalkan mereka. Singkat cerita saya mendatangi rekan-rekan saya satu persatu yang akrab dengan saya, mengharapkan bisa memberi jalan keluar dari permasalahan hidup yang saya alami. Sesudah sekian hari pada akhirnya ada orang yang memanglah belum saya kenal pada awal mulanya mengakui jadi penganut pesugihan gunung kawi. Dari sinilah saya mulai tertarik dengan jalan ini yang mungkin saja bakal memberi jalan keluar untuk kehidupan saya ini.

Tak tahu bagaimanakah dahulu awalannya yang pasti saya lakukan beragam ritual pesugihan sesuai sama apa yang diberitahukan oleh rekan yang baru saya kenal itu. Dari mulai membakar kemenyan, masuk ke ruang makam, sampai tidur dibawah pohon dewa ndraru. Singkat cerita peristiwa ajaib juga berlangsung tidak lama sesudah saya lakukan ritual itu, seputar awal th. 2000 ada tawaran dari rekan saya untuk menggerakkan usahanya dalam ekspor-impor. Saya yang sudah berbekal pengalaman beberapa puluh th. pasti tak menyia-nyiakan peluang ini. Saat selalu jalan serta belum genap 2 th. usaha itu saya tekuni pada akhirnya keuntungan besar datang. Saat itu saya berkeyakinan bahwa yang menghadirkan rezeki serta memudahkan usaha saya yaitu penunggu dari makam gunung kawi, karenanya juga tidak lupa masing-masing malam jumat legi saya berniat datang ke sana untuk sebatas mengatakan syukur.

Tetapi hasrat tidak selamanya sesuai sama harapan, tak tahu mengapa karakter saya tampak makin angkuh serta maruk. Itu sangatlah saya rasakan, terutama saya juga berupaya menendang rekan saya dari perusahaan yang awalannya ia modali itu. Judi serta main wanita seolah jadi hal lumrah yang saya kerjakan nyaris setiap hari. Tidak cuma hingga disitu, kehidupan keluarga saya yang perlahan-lahan kembali alami kejayaan seolah juga beralih bersamaan keberhasilan saya. Nyatanya istri saya ada main dengan laki-laki lain yang tidak lain yaitu rekan lama saya sendiri. Anak pertama saya sebut saja Roni ia hingga digelandang polisi lantaran masalah narkoba. Dari sini saya juga sebagai cerita penganut pesugihan gunung kawi merekomendasikan untuk beberapa pembaca seluruhnya supaya tak salah dalam meniatkan diri datang ke tempat gunung kawi. Lantaran salah sedikit saja kita bakal terperosok ke jalan yang sesat terutama banyak penunggu berbentuk jin serta syetan yang dengan berniat mau menjerumuskan kita ke lembah dosa.

Seperti Kisah manusia satu ini. Cerita Orang Mengambil Pesugihan di Gunung Kawi memang tak bisa dipungkiri kehidupan ini memang Ada putih tentu ada hitam, demikianlah sangkanya untuk melukiskan jalan hidup ini. Kisah Nyata Seseorang yang Mengaku Telah Meminta Pesugihan di Gunung Kawi ini adalah pengalaman yang pernah dihadapi oleh Rosidin (Bukanlah nama sesungguhnya) yang pernah terperosok ke jalan sesat. Lalu Kisah Nyata Seseorang yang Mengaku Telah Meminta Pesugihan di Gunung Kawi, Seperti yang sudah kita berikan pada pesugihan gunung kawi jawa timur, di sana sudah kita deskripsikan bagaimana beberapa orang berdatangan ditempat wingit itu. Ya, pada hari-hari spesifik bahkan juga gunung kawi begitu ramai dikunjungi beberapa wisatawan serta peziarah. Lalu maksudnya adalah untuk apa? Pasti jawabannya sepeti kalimat awal pada artikel ini, ada putih tentu ada hitam. Dari demikian banyak beberapa peziarah yang datang ke gunung kawi memanglah punya niat untuk berziarah ke makam eyang Sujo serta eyang Jugo yang dimakamkan pada lereng gunung kawi terutama untuk bermunajat pada Sang Pencipta. Akan tetapi ada sangkanya beberapa orang yang berniat datang ditempat ini untuk mencari pesugihan. Seperti cerita penganut pesugihan gunung kawi yang dituturkan oleh Rosidin berikut ini.

Peristiwa ini berlangsung telah cukup lama, kurang lebih pada th. 1999 waktu lalu sesudah usaha saya bangkrut akibat krisis moneter yang menempa. Seperti yang kita kenali berbarengan pada saat itu beberapa orang stres akibat krismon. Begitu halnya saya, usaha saya alami kebangkrutan akibat nilai ganti rupiah yang anjlok mencolok saat itu serta saya sebagai entrepreneur ekspor-impor pasti alami kerugian yang begitu besar beberapa hingga semuanya kekayaan saya seperti rumah, mobil, tanah, serta lain sebagainya ludes saya jual untuk melunasi hutang serta tutup kerugian.

Tidak hingga di sini saja, kehidupan keluarga saya pasti juga begitu beralih, yang dulunya bahagia serta serasi dan hidup elegan berkecukupan mendadak bangkrut serta mesti kehilangan semuanya. Dari sini saya mengambil keputusan untuk memulangkan istri saya pada orang tuanya pasti berbarengan anak-anak kami sesaat lantaran malu saya beralasan bakal mencari kerja sebisanya supaya ada argumen meinggalkan mereka. Singkat narasi saya mendatangi rekan-rekan saya satu persatu yang akrab dengan saya, mengharapkan bisa memberi jalan keluar dari permasalahan hidup yang saya alami. Sesudah sekian hari pada akhirnya ada orang yang memanglah belum saya kenal terlebih dulu mengakui jadi penganut pesugihan gunung kawi. Dari sinilah saya mulai tertarik dengan jalan ini yang mungkin saja bakal memberi jalan keluar untuk kehidupan saya ini.

Tak tahu bagaimana dahulu awalannya yang pasti saya lakukan beragam ritual pesugihan sesuai sama apa yang diberitahukan oleh rekan yang baru saya kenal itu. Dari mulai membakar kemenyan, masuk ke ruang makam, sampai tidur dibawah pohon dewa ndraru. Singkat narasi peristiwa ajaib juga berlangsung tidak lama sesudah saya lakukan ritual itu, sekitaran awal th. 2000 ada tawaran dari rekan saya untuk menggerakkan usahanya dalam ekspor-impor. Saya yang sudah berbekal pengalaman beberapa puluh th. pasti tak menyia-nyiakan peluang ini. Saat selalu jalan serta belum genap 2 th. usaha itu saya tekuni pada akhirnya keuntungan besar datang. Saat itu saya berkeyakinan kalau yang menghadirkan rezeki serta memudahkan usaha saya yaitu penunggu dari makam gunung kawi, karenanya juga tidak lupa masing-masing malam jumat legi saya berniat datang kesana sekedar untuk mengatakan sukur.

Tetapi hasrat tidak selamanya sesuai sama harapan, tak tahu mengapa karakter saya tampak makin angkuh serta maruk. Itu begitu saya rasakan, terutama saya juga berupaya menendang rekan saya dari perusahaan yang awalannya ia modali itu. Perbuatan sesat seolah jadi hal lumrah yang saya kerjakan nyaris setiap hari. Tidak cuma hingga disitu, kehidupan keluarga saya yang perlahan-lahan kembali alami kejayaan seolah juga beralih bersamaan keberhasilan saya. Nyatanya istri saya ada main dengan lelaki lain yang tidak lain yaitu rekan lama saya sendiri. Anak pertama saya sebut saja Roni ia hingga digelandang polisi lantaran satu masalah. Dari sini saya sebagai cerita penganut pesugihan gunung kawi merekomendasikan untuk beberapa pembaca semuanya supaya tak salah dalam meniatkan diri datang ke tempat gunung kawi. Lantaran salah sedikit saja kita bakal terperosok ke jalan yang sesat terutama banyak penunggu berbentuk jin serta syetan yang dengan berniat menginginkan menjerumuskan kita ke lembah dosa. Kisah Nyata Seseorang yang Mengaku Telah Meminta Pesugihan di Gunung Kawi di atas, semoga menjadi pelajaran berharga untuk Anda semua.

ParanormalPati.com - Pusat Kajian Para Ahli Spiritualis Supranatural & Metafisika

  • kisah nyata pesugihan
  • cerita nyata pesugihan
  • cerita nyata tentang pesugihan
  • kisah pesugihan
  • kisah nyata paranormal
  • kisah nyata penganut pesugihan