Cara Buang Sengkolo Atau Kesialan Dengan Amalan Doa Ruwatan Islam

Ruwatan atau Buang Sengkolo merupakan tradisi orang jawa yang berkembang pertama kali dari lingkungan orang Kuno pada jaman – jaman Raja (Keraton).

Ruwat sengkolo merupakan upacara atau ritual dalam adat Jawa yang bertujuan untuk menghilangkan murwokolo, sengkolo, sukerto, atau disebut dengan kesialan.

Adat ruwatan ini masih masih terus dilestarikan masyarakat hingga sekarang ini. Dikarenakan banyak sekali manfaat dari ruwatan, sehingga banyak orang yang mengikuti upacara ini untuk membuang semua kesialan hidup

Para ahli hikmah mengambil inspirasi “mistik” melalui sumber agama Islam. Dan berkaitan dengan upaya mengundang keberuntungan (Sa’adah) dan mohon perlindungan dari kesialan (Syaqawah) itu, mereka banyak mengajarkan berbagai ritual.

Diantaranya, shalat taubah bagi orang yang sadar akan kesalahan atau dosa-dosanya dimasa lampau. Shalat dhuha bagi yang berhajat untuk kemurahan dan keberkahan rezeki, dan sebagainya.

Tetapi dalam berdoa itu harus ada keseimbangan dengan sifat sabar. Shalat yang tekun dan sabar pun diutamakan. Itu berarti, seorang muslim tidak disarankan untuk meyakini bahwa apa yang dihajatkan oleh dirinya itu langsung (cepat-cepat) berhasil layaknya sulap


Baca juga:

pasang-susuk-pengasihan


Amalan Doa Ruwatan Islami

Bersihkan diri dengan berwudhu.

Duduk bersila, tenang dan khusuk. sediakan garam secukupnya dan kepala hijau, letakan di dekat anda.

Pakailah wewangian minyak non-alkohol. Atau bakarlah kemeyan atau hio.

Mulai membaca doa ruwat sebagai berikut :
Awalilah dengan membaca kalam ilahi yang ada di kitab suci. Untuk muslim membaca surat Quran berikut ini. Bagi yang agama lain bisa menyesuaikan, yang penting membaca kitab suci.
Al Fatihah 7 kali atau 70 kali.
Al ikhlas 7 kali atau 70 kali
Al Falaq 7 kali atau 70 kali
An-Nas 7 kali atau 70 kali
Surat Yasin 1 kali

Ditutup dengan doa afirmasi berikut ini:

Maha suci Tuhan yang menghilangkan kesusahan orang yang berhutang.
Maha suci Tuhan yang menggembirakan orang-orang yang sedang menderita kesusahan.
Maha suci Tuhan yang menjadikan perbendaharaan antara KAF dan NUN.
Maha suci Tuhan yang apabila DIA menghendaki segala sesuatu, hanyalah berkata kepadanya “Jadilah” maka jadilah.
Wahai Tuhan yang menggembirakan (kami) hilangkanlah segala kesusahan, hilangkanlah segala kesusahan yang kami derita, dengan kelapangan yang segera.
Wahai Dzat yang Maha Pengasih

Setelah selesai garam ditaburkan disekitar tempat usaha. dan air kelapa dicampur satu ember air digunakan untuk mandi.

Post Author: Admin